Bahaya, Tak Boleh Tinggalkan Bayi Di Car Seat Sendirian
Apakah Anda pernah meninggalkan si buah
hati tertidur pula di car seat
ketika dalam perjalanan panjang? Bila memang memiliki kebiasaan ini,
sebaiknya Anda berhati-hati karena sebuah riset berhasil mengungkapkan fakta
jika selusin anak di bawah dua tahun tercekik
ketika tertidur di kursi bayi tersebut. Sebuah riset yang dipublikasikan di The Journal of Pediatrics
menemukan jika telah ada sebanyak 31 bayi yang tercekik karena tapi pengaman
kursi khusus. Parahnya lagi, sang bayi pun meninggal
dunia dengan kondisi tersebut.
Hasil riset yang terlah dipublikasikan ini
cukup akurat karena didasarkan pada analisa statistik kematian bayi di dalam mobil yang telah terjadi
sepanjang April 2004 hingga Desember 2008. Di antara rentang waktu pelaksanaan riset
tersebut, telah ditemukan sebanyak 46 kematian bayi yang tercatat. Seperti yang telah dijelaskan secara
mendetail, dalam semua kasus yang tercatat itu, ada rentang waktu antara 4
menit hingga 11 jam sejak bayi pertama kali didudukkan dalam kursi khusus
hingga ditemukan sudah tidak bernyawa.
"Bayi dan anak-anak tidak boleh
dibiarkan tanpa pengawasan saat menggunakan kursi khusus atau perangkat sejenis
karena berisiko tercekik yang bisa berbuntut kematian," ujar Dr Erich K.
Batra, kepala riset dan juga dokter spesialis anak dari Penn State Medical
Centre, Pennsylvania, Amerika Serikat (AS). Ia pun juga menjelaskan jika hal ini bisa
terjadi karena saluran pernapasan bayi yang cukup lembut semenatra mereka belum
memiliki banyak kekuatan untuk bergerak atau mengangkat leher.
"Saluran pernapasan mereka dapat
tertutup sebagai akibat dari posisi duduk yang salah, dan akhirnya mati
lemas," jelasnya. Untuk itu, disarankan untuk para orang tua
gar menidurkan buah hati mereka di keranjang bayi saja untuk menghindari
kejadian semacam ini bila memang harus melakukan perjalanan jauh. Hal ini karena posisi terlentang tentu
lebih baik bagi bayi karena tidak menutup saluran pernapasan bayi.


Tidak ada komentar: