Bagaimana Sensasi Mengemudikan All New Kijang Innova?
Acara test drive mungkin menjadi salah satu
acara yang paling dinantikan oleh para awak media.
Pasalnya, mereka bisa menikmati pengaman mengendarai
mobil keluaran terbaru dari Toyota Indonesia. Nah, pada beberapa waktu yang lalu acara yang bertajuk World Premiere All New
Kijang Innova di Fairmont, Senayan, Jakarta, Toyota Astra Motor (TAM) mempersilakan
media untuk langsung menjajal bagaimana sensasi di dalam kabin All New Kijang
Innova.
Untuk event test drive ini, Toyota memilih
Toyota All New Kijang Innova yang
bermesin diesel, karena mobil jenis inilah yang paling membuat media penasaran. Mesinnya baru, berkode mesin 2GD-FTV
kapasitas 2.400 cc. Mesin baru ini pertama di dunia yang mengusung Thermo Swing
Wall Insulation Technology (TSWIN), sehingga diklaim meningkatkan efisiensi
sampai 15 persen dan torsi meningkat sampai 25 persen.
Selain penggunaan Thermo Swing Wall
Insulation Technology, disematkan juga silica-reinforced porous anodized
aluminum (SiRPA) pada piston. Selain itu, materialnya juga dirancang
untuk mudah panas dan mudah dingin. Turbo dengan variable geometri yang baru
ini juga dibuat dengan ukuran lebih kecil, dengan rancangan turbin baru untuk
meningkatkan efisiensi.
Lebih jauh, teknologi ini sanggup
memberikan respon yang maksimal saat akselarasi, sehingga menghilangkan turbo
lag diberbagai putaran mesin. Mesin GD ini juga sudah mengusung fitur
Selective Catalytic Reduction (SCR), yang dikatakan Toyota efektif untuk
mengeliminir emisi gas buang sampai 99 persen! Sehingga disebut-sebut sudah
memenuhi standar emisi Euro 6 untuk mesin diesel.
Suara mesin diesel seketika langsung
senyap, hal ini mungkin disebabkan karena kabinnya atau mesin diesel yang sudah
dibuat lebih senyap. Saat mesin idle, tak ada beda dengan mesin
bensin, kabin sepi dan minim getaran. Meski saat di gas, suara dengung gerungan
mesin tetap terdengar, namun cenderung lebih domninan suara kipas pada mesinnya
dibanding suara khas diesel.
Akselarasi pun terasa mengisi dan memang
minim turbo-lag. Tenaga dari mesin yang lebih kecil 100cc dari generasi
sebelumnya ini sebesar 150 dk pada 3.400 rpm dn torsi 400 Nm pada 1.600-2.000
rpm. Namun dari semua yang dirasakan, secara
umum jadi lebih baik. Bahkan, sedikit pangling kalau yang sedang dikemudikan
ini adalah sebuah Toyota Kijang Innova.


Tidak ada komentar: